Cikarang, 7/11/2016

Semalam anak saya Arby, latihan badminton di GOR IndoSport, Cikarang Baru. Ketika azan magrib, kami berjamaah ke masjid dekat sana. Ketika keluar dari GOR, saya melihat ada bbrp pedagang dekat lapangan menuju arah masjid. Saya pun terus berjalan ke masjid, sambil memerhatikan para pedagang. Ada yang jualan baju, makanan, kaos, buku, sandal, pakaian dalam dan permainan pemancingan.  Setelah selesai shalat berjamaah, saya mampir di tempat (stand) pemancingan ikan dan mulai berkenalan dengan yang punya pemancingan. Ternyata yang punya pancingan orang Padang, jadi saya berkomunikasi dalam bahasa Padang.

Pedagang di lokasi ini hanya sekali seminggu saja, tapi rutin tiap hari Senin. Kalau di hari lain, para pedagang pindah k komplek lain. Kadang ada 10 pedagang, sampai 15 pedagang yang bersama sama buka lapak. Jadi warga komplek tahu, bahwa tiap senin ada pasar malam. Untuk listrik mereka punya genset yang dipakai rame rame. Ada iuran 10rb ke RW tapi ada juga yang gelap. Biasanya kalau tempat nya rame akan ada aparat yang minta uang juga. Alasanya sih uang keamanan atau izin keramaian….hmmmmm begitulah aparat….

Ada sesuatu yang lain dari permainan pemancingan ini. Biasanya hanya ikan plastik saja, tapi ini ada ikan hidup nya. Ikan lele kecil kecil. Kenapa dipilih ikan lele yang kecil? Ternyata ini berdasarkan pengalaman, bahwa ikan lele lebih tahan kalau diobok obok, dan tidak cepat mati. Lele nya kecil supaya tidak berbahaya bagi anak anak.

Komunitas pedagang pasar malam ini, selalu kompak kemana mana. Kompak karna mereka senasib dan sepenangungan. Pemilik permainan berdagang karna diajak dan mendengar pengalaman dari cerita sukses para pemilik sebelumnya.

Setiap bisnis ada nilai tambah nya sehingga selalu menjadi daya tarik bagi pengunjung. Jadi ada nilai lebih yang didapat dari para pelanggan. Ya nilai lebih nya dari ikan lele hidup nya. Setiap anak yang main akan membawa dua ekor ikan lele. Ini yang membuat anak anak jadi senang. Ikan lele hasil tangkapan nya bisa dibawa pulang.

Dalam busana muslim, saya juga menambahkan hal hal baru sehingga pelanggan lama tidak bosan. Dan pelanggan baru bertambah. Waktu Minggu kemaren ada calon pelanggan yang mau jadi Agen. Calon pelanggan datang ke toko saya, karna konveksi hari minggu tutup. Setelah ceritakan kelebihan produk saya, tanpa menjelekkan produk yang lain, pelanggan langsung mau jadi agen. Saya ceritakan, masalah pakaging (kemasan), cerita masalah bordiran, cerita masalah kombinasi warna, berbicara model yang lagi hot di instagram, cerita tentang pemilihan bahan, cerita nama nama bahan, cerita kelebihan /keunggulan bahan dll.

Semalam, saya banyak mendengar saja cerita dari Bapak tersebut, mungkin dia mengira saya adalah karyawan dari sebuah pabrik di kawasan jababeka tersebut. Jadi dia menyarankan saya untuk membuat bisnis sampingan. Jadi dia bercerita turn over kalau bisnis permainan sperti kereta api, permainan bola dll. Sampai akhir cerita saya tidak menyebutkan bahwa saya punya usaha dan saya bukan karyawan pabrik.

Begitulah cerita bisnis permainan pemancingan …yang bisa mengantongi uang minimal 120rb per malam.

 

Wasssalam,

H. Afrizal, MT

www.bajupoeti.com

#ProdusenBajupoeti

pancing ikan lele dan mainan Koko bajupoeti terbaru 2016